Segelas Teh Hangat


Foto ini diambil ketika mereka-mereka tengah jenuh dengan tugas kesekretariatan seminar dan temu alumni. Setelah keluar dari kamar kosnya Rhea yang dinginnya 21°C, kami sama-sama memesan teh hangat. Saya teringat dengan salah satu adegan dari mini film Line "Nic & Mar", kata Mariana Renata di film itu, ketika kita sedang gak enak hati dan pikiran, coba minum teh hangat sambil memejamkan mata. Lalu bayangkan hal-hal yang indah. Maka, saat kita membuka mata kita kembali, hati dan pikiran menjadi tenang. Dan mereka pun melakukan itu sedemikian rupa. 


Bedanya, di film tersebut waktu Mariana membuka mata, di depannya ada Mas Nicholas Saputra lagi senyum. Sedangkan kami? Disenyumi tukang mi ayam yang nganterin pesanan. 

Selamat malam. Semoga harimu menyenangkan :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Via Vallen Digemari? : Sebuah Amatan tentang Via Vallen

Salon: Tempat Pelarian Perempuan Kelas Menengah